School of Leadership : Atas nama cinta kita memimpin negara
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : Pustaka Ikadi |
| Pengarang | : Solikhin Abu 'Izzudin |
| Kota terbit | : Jakarta |
| Tahun terbit | : 2013 |
| ISBN | : 978-602-8399-21-0 |
| Subyek | : Pemimpin Islam |
| Klasifikasi | : 2X0.093 Sol s |
| Bahasa | : Bahasa Indonesia |
| Edisi | : cet. 1 |
| Halaman | : 280 hlm; 20 cm |
| Lokasi | : 200 |
Jenis Koleksi Pustaka
Buku
Abstraksi
Ketika kita berada didalam sumur, pikirkan bagaimana caranya kita keluar dari sumur tersebut bukan memikirkan kata orang “mengapa kita terjatuh ke dalam sumur”.
Dan yang akan mereka lihat adalah: Bagaimana perjuangan kita keluar dari sumur tersebut.
Saudaraku, perasaan tidak berdaya membuat kita tidak melangkah. Maka kita harus mengubah perasaan kita dengan berpikir menang.
Kalau kita berpikir menang maka sekuruh jalan akan terbentang, semua strategi akan kita rancang, seluruh kekuatan akan kita galang, semua energi akan kita undang. Segala halang rintang akan kita terjang, dan akhirnya kita menang… Allahu Ghayatuna, Allahu Akbar, wa lillahilhamd.
Saudaraku, saatnya kita lakukan kerja besar untuk kemenangan besar. Saatnya kita naik, Saatnya kita naik, Saatnya kita naik.
Tugas memimpin, bukan sekedar manager dalam sebuah event organizer. Pemimpin adalah orang yang benar-benar menyibukkan diri dalam kebaikan, Legan Golek momongan alias orang bebas yang mengambil tugas. Seperti tali yang terikat, rela sakit terjepit dalam posisi sulit. Atau kayu yang terpaku, pedih, perih namun menahan diri untuk tidak banyak merintih, kecuali memasrahkan kelemahan dihadapan Allah yang Maha Kuat dan Maha Kasih.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 0023/17/W/2025.c3 | Ya | |
| 2 | 55/P1/2017.c1 | Ya | |
| 3 | 56/P1/2017.c2 | Ya |